Semut Jangan Dibunuh, Baca Hadits Rosulullah Ini

16.42.00
Semut dilarang untuk dibunuh oleh Rosulullah shollallaahu 'alayhi wa sallam (pict: staticflickr.com)

Mediagaul.net/Pencerah - Gatal adalah efek yang lumayan ganggu sih kalo digigit semut. Belum lagi ada semut beracun yang kalo digigit semut itu, lukanya bisa lebih parah loh ketimbang semut biasa. Sebenernya semut pun gak bakal ganggu kalo kitanya enggak gangguin. Sayangnya, karena ukuran semut yang begitu kecil, kita kadang gak liat dan akhirnya keinjek deh.

Dalam sebuah riyawat disebutkan dari Abdullah bin Mas‘ud rodhiyallaahu 'ahu berkata, “Kami pernah bersama Rasulullah shollallaahu 'alayhi wa sallam melewati sebuah sarang semut yang telah terbakar. Nabi lalu marah dan bersabda,

إِنَّهُ لَايَنْبَغِي لِبَشَرٍ أَنْ يُعَذِّبَ بِعَذَابِ اللهِ

‘Sesungguhnya tidak patut bagi manusia untuk menyiksa dengan siksaan Allah’.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Nabi saw melarang membunuh empat binatang, yaitu semut, lebah, burung hud-hud, dan burung surodi. (At-Targib wat Tarhib, juz III hal. 386, HR Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ibnu Hibban)

Al-Khothobi berkata, “Larangan beliau membunuh semut adalah untuk jenis tertentu, yaitu semut besar yang mempunyai kaki-kaki panjang karena ia sedikit menyakiti dan tidak membahayakan. Adapun lebah karena ia sangat bermanfaat. Sedangkan burung hud-hud dan burung suradi terlarang untuk dibunuh karena ia haram dagingnya. Binatang itu dilarang dibunuh bukannya karena ketinggian derajatnya atau bukan karena ia membahayakan, tetapi karena diharamkan dagingnya saja.

Jelas banget kan larangannya, jadi intinya jangan gangguin semut-semut. Selama semut itu gak sampe nyakitin kita, lebih baik jangan sampe ngebunuh semut.

Share this

Media informasi yang menyuguhkan pernik kehidupan anak muda. Mengikuti perkembangan zaman tapi jangan lupa arahan yang benar,,,

Related Posts

Previous
Next Post »